Sebagai perusahaan publik dalam bidang air minum, PDAM harus selalu meningkatkan performanya agar dapat melayani dengan baik kepada pelanggannya. Walaupun di tengah-tengah tantangan yang tidak kecil, yakni berupa Sumber air yang terbatas, kebutuhan masyarakat yang tinggi, kebocoran yang masih cukup tinggi, infrastruktur yang usang, keterbatasan investasi, inefisien dalam proses dan masih banyak lagi tantangan-tatangan lainnya, tidak harus menyurutkan semangat agar dapat melewati tantangan satu demi satu.
The Man Behind The Gun
Merupakan istilah yang harus kita fahami bahwa kapasitas sumber daya manusia menjadi sangat penting, dari mulai pucuk pimpinan sampai karyawan yang paling bawah, harus mempunyai kapasitas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Untuk itulah capacity building menjadi sangat penting untuk mengelola PDAM, semakin tinggi kapasitas SDM nya maka akan semakin baik di dalam mengelola PDAM. Semakin baik mengelola PDAM, maka pelanggan akan semakin terpuaskan, dan semakin pelanggan terpuaskan, maka revenue akan meningkat. Dengan semakin tingginya revenue PDAM, maka karyawan akan sejahtera begitu juga dengan pemerintah daerahnya akan mendapatkan PAD yang tinggi pula.
Kadang tidak semua karyawan PDAM sesuai dengan kapasitasnya dengan yang dibutuhkan, namun dengan memberikan banyak pelatihan dan tentu saja praktek di lapangan akan membuat SDM ini meningkat kapasistasnya, oleh karena itu harus diberikan kepada mereka pelatihan rutin yang dapat membuat mereka semakin baik.
Semakin profesional di dalam menjalankan proses bisnisnya, maka dipastikan akan semakin baik layanan yang dapat diberikan, semakin baik layanan, maka masyarakat semakin sejahtera, semakin masyarakat sejahtera, maka PDAM semakin Jaya, PDAM semakin Jaya, Indonesiapun akan Semakin Jaya