April 2024

Baru 3 ribu yang mendaftar, ayo siapa yang belum daftar, Kuota Terbatas!!

Pagi itu, ketika mentari mulai mengintip di ufuk timur, Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung, Dr. H. Sonny Salimi, S.ST., M.T., melangkah ke kompleks Pesona Ciwastra Permai dan RW 20 Banyubiru. Bersama dengan Direktur Pelayanan, Ir. Hj Novera Deliyama, M.T., serta staf Perumda Tirtawening, Sonny memeriksa kemajuan sistem penyediaan air minum (SPAM) Gedebage.

Dengan mata yang penuh perhatian, mereka meninjau setiap saluran SPAM Gedebage yang telah terpasang di rumah-rumah warga. Meskipun terdapat sedikit keruh di dalam air yang mengalir, namun semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tak pernah luntur.

“Kami memahami bahwa dalam pembangunan pipa baru sepanjang ribuan kilometer ini, mungkin akan terjadi sedikit gangguan. Namun, kami bertekad untuk mengatasi setiap kendala dengan cepat dan efisien,” jelas Sonny dengan tegas.

Dia juga menyoroti fakta bahwa dari target 56.000 saluran, hanya sekitar 3.000 yang terdaftar hingga saat ini. Namun, optimisme Sonny tetap membara, yakin bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi antara pihak Perumda Tirtawening dan masyarakat, semua bisa teratasi.

“SPAM Gedebage merupakan investasi baru bagi kesejahteraan warga. Kami berharap, air yang telah mengalir ini akan menjadi motivasi bagi warga lain untuk segera menyambungkan rumah mereka ke jaringan SPAM Gedebage,” tambahnya dengan penuh harap.

Melalui sosialisasi dan publikasi yang dilakukan sejak tahun 2022, Sonny berterima kasih atas dukungan dan kesabaran masyarakat. Air yang telah mereka nikmati bukan hanya sekadar kenyamanan, tetapi juga bukti dari komitmen Perumda Tirtawening untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menyediakan air yang sesuai dengan standar keselamatan, sebagaimana diatur dalam Permenkes No. 2 Tahun 2023. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila terjadi gangguan-gangguan,” pungkas Sonny dengan senyuman penuh keyakinan.

SPAM Gedebage telah Mengalir

Suatu pagi yang cerah, gemuruh air mengalir melalui pipa-pipa baru yang menghubungkan SPAM Gedebage ke rumah-rumah warga. Wajah-wajah gembira memancarkan kepuasan karena akhirnya air mengalir deras di dalam rumah mereka.

Direktur Utama Perumda Tirtawening Kota Bandung, Dr. H. Sonny Salimi, S.ST., M.T., dengan senyum di wajahnya, menegaskan bahwa warga kini telah menjadi saksi akan manfaat nyata dari pembangunan SPAM Gedebage. Air yang telah mengalir menjadi teladan bagi warga lain untuk segera menyambungkan rumah mereka ke jaringan SPAM Gedebage.

Kunjungan untuk memantau progres SPAM Gedebage tidak hanya menjadi kesempatan bagi Sonny dan timnya, tetapi juga momen berharga untuk berinteraksi dengan masyarakat. Mereka menyusuri kompleks perumahan, mengecek setiap saluran air yang telah terpasang. Meskipun masih terdapat beberapa ketidakjernihan dalam air yang mengalir, namun hal ini dianggap sebagai hal yang wajar mengingat kompleksitas pembangunan pipa sepanjang ribuan kilometer.

“Kami memahami bahwa dalam perjalanan pertama pengaliran air, mungkin akan terdapat sedikit keruh. Tetapi kami bersedia untuk melakukan evaluasi dan memastikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Sonny dengan penuh keyakinan.

Sonny juga tidak lupa menyoroti peran penting masyarakat dalam melaporkan gangguan-gangguan yang terjadi. Dengan kerjasama aktif antara pihak Perumda Tirtawening dan masyarakat, diharapkan segala kendala dapat diatasi dengan cepat dan efisien.

“Saya harap kita semua dapat menjaga lingkungan dengan baik agar masalah air tanah di Kota Bandung dapat terselesaikan,” tambahnya serius.

Selain itu, Sonny juga memberikan informasi mengenai kapasitas aliran SPAM Gedebage yang mencapai 700 liter per detik, mampu melayani sekitar 56.000 pelanggan. Namun, hingga saat ini baru sekitar 3.000 saluran yang terdaftar.

Dengan semangat yang berkobar, Sonny mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta menyambungkan rumah mereka ke jaringan SPAM Gedebage. Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapatkan akses air yang layak, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan mengatasi masalah air tanah yang semakin meresahkan.

Scroll to Top